Pengertian Sel, Struktur, Komponen, Jenis, dan Fungsi

Sel adalah unit struktural dan fungsional penyusun makhluk hidup yang terkecil. Pada tahun 1665, Robert Hooke menemukan sel melalui pengamatan pada irisan gabus menggunakan mikroskop. Banyak ilmuan yang meneliti sel hingga pada sekitar tahun 1855 Rudolf Virchow mengemukakan teorinya tentang sel yaitu sel berasal dari sel(omnis cellula e cellula).
Berbagai penemuan penting mengenai sel, bagian-bagian sel, dan lain-lain memicu lahirnya sebuah cabang ilmu baru yaitu biologi sel.

Struktur Sel
Setiap mahkul hidup terdiri hanya salah satu dari dua jenis struktur sel, yaitu: sel eukariota dan sel prkariota.
Perbedaan kedua jenis sel ini adalah posisi DNA di dalam sel. Sel Prokariota merupakan sel yang tidak memiliki nukleus, sehingga DNA nya tidak terbungkus oleh membran organel, sedangkan sel eukariota memiliki nukleus/inti sel.
Komponen Sel
1. Membran Sel
Membran sel adalah lapisan tipis yang terbentuk dari molekul lipid dan protein yang berfungsi sebagai rintangan selektif yang memungkinkan aliran nutrisi, oksigen dll cukup memenuhi seluruh sel.
2. Nukleus/Inti Sel
Nukleus merupakan komponen yang terdapat gen. Nukleus dibungkus oleh selaput membran ganda. Dibagian dalam terdapat nukloelus, nukleoplasma, dan benang-benang kromatin.
3. Ribosom
Ribosom adalah komponen sel yang memproduksi protein. Ribosom tersusun dari berbagai jenis protein dan RNA. Ribosom sel eukariota lebih besar daripada ribosom sel prokariota.
4. Sistem Endomembran
Sistem endomembran terdiri dari berbagai membran dalam sel eukariota. Membran-membran ini terhubung langsung secara fisik atau melalui transfer dalam bentuk vesikel. Sistem endomembran mencakup selubung nukleus, retikulum endoplasma, badan Golgi, lisosom, berbagai jenis vakuola, dan membran plasma.
5. Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah perpanjangan dari selaput nukleus yang terdiri dari saluran bermembran dan vesikel yang saling terhubung. Terdapat dua jenis retikulum endoplasmya yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.
6. Badan Golgi
7. Lisosom
8. Vakuola
9. Kloroplas
Kloroplas merupakan organel yang mengandung klorofil. Klorofil ini akan membantu dalam proses fotosintesis, yaitu reaksi mengubah energi cahaya menjadi energi kimiawi yang akan disimpan di molekul karbohidrat.
10. Peroksisom
11. Siteskeleton